Profil Rumah Sakit Kami

Rumah Sakit Kasih Ibu berawal dari sebuah klinik bersalin yang mulai beroperasi pada bulan Oktober 1987 di Jl. Teuku Umar Denpasar. Klinik ini didirikan oleh dr. Suanda Duarsa Sp.OG dan Ibu Asmariani Duarsa. Klinik ini kemudian berkembang dengan cepat menjadi Rumah Sakit Bersalin pada tahun 1989 dengan kapasitas 18 tempat tidur. Rumah Sakit Bersalin Kasih Ibu tumbuh secara signifikan dan pada tahun 1991 secara resmi menjadi Rumah Sakit Umum Kasih Ibu. Kasih Ibu Hospital Group saat ini mengoperasikan empat rumah sakit umum dan dua klinik yang tersebar di wilayah Denpasar, Tabanan, Kedonganan dan Gianyar, Bali.

Motto Kami

Terdepan dalam Mutu

— Kasih Ibu Hospital

Perjalanan Rumah Sakit Kasih Ibu


Dokter Suanda Duarsa Sp.OG & Ibu Asmariani mendirikan Rumah Bersalin Kasih Ibu di jalan Teuku Umar No. 120 Denpasar dengan kapasitas 15 kamar tidur.


Kasih Ibu Hospital Kedonganan didirikan untuk pelayanan kesehatan di wilayah Kuta – Nusa Dua dan sekitarnya


Kasih Ibu Hospital Tabanan didirikan untuk melayani masyarakat Tabanan dan sekitarnya


Kasih Ibu Hospital Saba didirikan untuk melayani masyarakat Saba, Gianyar, Klungkung, Karangasem, Ubud dan sekitarnya

Visi

Menjadi rumah sakit keluarga pilihan utama di Bali, dengan menyediakan pelayanan kesehatan yang lengkap, canggih, berkualitas dan mengedepankan keamanan pasien, serta pelayanan yang tulus dengan sentuhan kasih.

Misi

  • Memberikan pelayanan prima dan keselamatan pasien.
  • Meningkatkan kemampuan SDM dengan Diklat yang intensif dan berkelanjutan.
  • Memperluas lingkup pasar dengan membangun kerjasama nasional dan regional.

Tujuan yang ingin dicapai

  • Pelayanan medis, pelayanan keperawatan dan pelayanan penunjang medis dan non medis.
  • Pelayanan rujukan untuk wilayah Bali bagi pelayanan.
  • Pelatihan di Bidang Kesehatan, Keperawatan dan Masyarakat Awam.
  • Menunjang penelitian dan pengembangan pengetahuan di bidang Rumah Sakit.
  • Kegiatan administrasi umum, SDM, Keuangan, Akuntansi dan Perlengkapan Rumah Sakit.

Demografi 10 Besar Penyakit Rawat Inap

Capaian Indikator